huemaps.com

Halaman ini diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris dan mungkin mengandung kesalahan.

Kincir air — bagaimana lapisan ini dibuat

Apa yang Anda lihat

Setiap titik adalah kincir air. Ada lebih dari 14.000 di seluruh dunia. Hanya ada satu warna, dan ukuran titik mewakili luas tapak bangunannya. Klik salah satunya untuk melihat apa yang dicatat OpenStreetMap, misalnya siapa yang merawat kincir itu dan apa situs webnya. Bila ada artikel Wikipedia, kami menampilkan ringkasan singkat dan tautan ke artikel lengkapnya, dalam bahasa Anda sendiri bila memungkinkan.

Dari mana datanya berasal

Setiap kincir di sini ditambahkan oleh seorang pemeta di situs web OpenStreetMap, dari survei lapangan, dari pengetahuan setempat atau dari citra udara. Kami tidak memodelkan atau memperkirakan apa pun sendiri, dan kami tidak menggabungkan daftar kincir nasional mana pun.

Apa yang kami sertakan

Kami memakai satu tag yang pasti, `man_made=watermill`. Kincir yang masih bekerja sebagai kincir dan kincir yang telah diubah menjadi rumah, restoran atau museum sama-sama terhitung, selama seorang pemeta mempertahankan tag itu. Sebagian kincir yang dialihfungsikan hanya tercatat sebagai rumah atau restorannya, dan yang itu tidak ada di sini. Sekitar tiga dari lima kincir mencantumkan nama.

Warna

Hanya ada satu warna, karena OpenStreetMap tidak mencatat apa pun tentang kincir air yang dapat menopang sebuah legenda. Tidak ada tag yang lazim dipakai untuk jenis kincirnya, untuk apa yang digilingnya, atau untuk apakah rodanya masih berputar. Kami akan menunjukkan apakah sebuah kincir masih bekerja bila datanya memungkinkan, dan datanya tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, ukuran mewakili bangunannya.

Bangunan kincirnya, bukan sarana airnya

Lapisan ini adalah kincirnya sendiri. Segala hal yang menggerakkannya dipetakan sebagai objek terpisah di OpenStreetMap dan tidak ada di peta ini, termasuk bendung, saluran pembawa air, kolam kincir dan roda kincir. Situs kincir yang bangunannya sudah hilang tetapi saluran airnya masih bertahan biasanya tidak ada di sini sama sekali, jadi lapisan ini menghitung bangunan kincir yang masih berdiri, bukan tempat yang dahulu pernah ada kincirnya.

Ukuran

Ukuran titik mewakili luas tapak kincir dalam meter persegi. Tiga dari lima kincir digambar sebagai garis luar, dan di antaranya kincir yang biasa berukuran sekitar 120 m², yang cukup untuk sebuah roda, satu lantai batu giling dan biasanya tempat tinggal bagi penggilingnya. Dua dari lima sisanya tercatat sebagai satu titik tanpa bentuk, dan yang itu kami gambar pada satu ukuran kecil nominal. Di ujung atas rentang ini terdapat kawasan industri dan utilitas utuh yang seluruh arealnya ditandai sebagai kincir air, termasuk sebuah instalasi air di Kalyani, Benggala Barat, sebuah penggilingan tepung di Burgundy dan sekumpulan palung minum ternak di Kenya. Kami membatasi skala ukuran di bawahnya dan tetap menampilkannya di peta, karena tidak ada aturan yang menghapusnya tanpa ikut menghapus kompleks kincir yang sungguhan.

Di mana peta ini kosong

Kawasan yang kosong di sini berarti kincirnya tidak tercatat, bukan berarti tidak ada yang pernah dibangun. Vitruvius menguraikan kincir air pada abad pertama SM dan kincir air dibangun selama dua ribu tahun di Tiongkok, Persia, India, dunia Islam, Afrika dan Amerika, sehingga tidak ada sisi mana pun yang menjadikannya teknologi Eropa. Yang sebagian besar ditunjukkan peta ini adalah kincir mana yang bertahan sebagai bangunan sampai ke zaman pelestarian cagar budaya, dan siapa yang sejak itu mau bersusah payah memetakannya. Di sebagian besar Eropa kincir tua dilestarikan, dialihfungsikan atau dipugar, sementara di tempat lain kincir digantikan, dibangun ulang atau runtuh. Dugaan yang wajar adalah bahwa kincir air dahulu hampir ada di mana-mana, di mana pun air mengalir menuruni lereng dan orang perlu menggiling biji-bijian.

Mutakhir, sebagian besar

OpenStreetMap disunting terus-menerus, dan kami mengambil salinan baru setiap satu sampai tiga bulan. Kincir yang sudah lama dirobohkan mungkin masih terpetakan sampai ada pemeta yang memperbaruinya.

Sumber dan lisensi

© OpenStreetMap contributors, di bawah Lisensi Open Database (ODbL) 1.0.

Kembali ke peta